Arsip Visual Iluminasi Mushaf Nusantara Seri Sumatera Barat Sebagai Media Pengenalan Budaya Kepada Generasi Muda

Isi Artikel Utama

Risya Nurhaliza
Aris Kurniawan

Abstrak

Iluminasi pada mushaf Al-Qur’an Nusantara mencerminkan antara seni Islam dengan budaya lokal, namun penelitian di Sumatera Barat masih lebih sering menggunakan ornamen hanya sebagai elemen pendukung tanpa pemetaan visual yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan karakter visual iluminasi mushaf Al-Qur’an Sumatera Barat melalui pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode studi visual budaya. Data penelitian bersumber dari dokumentasi visual sekunder yang diperoleh melalui arsip digital lembaga resmi dan publikasi ilmiah. Tahapan analisis meliputi inventarisasi visual, klasifikasi karakter, pemetaan motif berdasarkan kemiripan bentuk, serta pembacaan konteks budaya secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iluminasi mushaf Sumatera Barat umumnya hadir pada awal surah dengan prinsip simetri, repetisi, dan pengendalian komposisi. Pemetaan visual mengungkapkan adanya kemiripan struktur bentuk antara iluminasi tersebut dengan ragam hias Minangkabau, seperti motif kaluak paku, siriah gadang, pucuak rabuang, sikambang manis, dan aka cino sagagang, yang telah melalui proses adaptasi serta stilisasi visual agar selaras dengan fungsi religiusnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iluminasi mushaf Sumatera Barat merupakan sistem visual yang terstruktur dan signifikan sebagai arsip ilmiah dalam kajian desain komunikasi visual serta budaya Nusantara. 
 
Kata kunci: Budaya Nusantara, Iluminasi Mushaf, Karakter Visual, Ragam Hias Minangkabau, Sumatera Barat. 

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Arsip Visual Iluminasi Mushaf Nusantara Seri Sumatera Barat Sebagai Media Pengenalan Budaya Kepada Generasi Muda. (2026). JurnalAdat (Budaya dan Adat), 8(1). https://jurnaladat.or.id/index.php/jurnaladat/article/view/243

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama